Postingan

DEMOSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 3.3

 

KONEKSI ANTAR MATERI

Gambar
  PRAKARSA PERUBAHAN ·         Buatlah  kesimpulan tentang apa yang dimaksud dengan ‘Pemimpin Pembelajaran  dalam Pengelolaan Sumber Daya’  dan  bagaimana Anda bisa mengimplementasikannya  di dalam kelas, sekolah, dan masyarakat sekitar sekolah.       Sebagai seorang pemimpin baik di kelas maupun di sekolah, kita harus mampu mengidentifikasi dan mengelola segala sumber daya (aset) yang dimiliki oleh sekolah untuk dapat dijadikan sebagai keunggulan sekolah dalam rangka mendukung perwujudan visi dan misi sekolah.   Sekolah sebagai sebuah ekosistem adalah sebuah bentuk interaksi antara faktor biotik (unsur yang hidup) dan abiotik (unsur yang tidak hidup). Kedua unsur ini saling berinteraksi satu sama lainnya sehingga mampu menciptakan hubungan yang selaras dan harmonis. Dalam ekosistem sekolah, faktor-faktor biotik akan saling memengaruhi dan membutuhkan keterlibatan aktif satu sama lainny...

akun belajar.id siswa

  https://drive.google.com/file/d/1SEZuIrf6x3oefIQSEQJ9EM5qs5pU7bbT/view?usp=sharing data akun_pd_csv

3.1.a.9 KONEKSI ANTAR MATERI

Gambar
  ( KONEKSI ANTAR MATERI)   PENGAMBILAN KEPUTUSAN  SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN CGP ANGKATAN 3 SMAN 1 PALAS KABUPATEN LAMPUNG SELATAN   AMNA HASNAWATI S.T               Pandangan Ki Hajar Dewantara terhadap sistem among atau   filosofi Pratap Triloka memiliki pengaruh terhadap bagaimana sebuah pengambilan keputusan sebagai seorang pemimpin pembelajaran diambil. Guru   dapat menggunakan sistem among dalam pembelajarannya dan  mengintegrasikan dalam pengambilan keputusan. 3 unsur penting pada Pratap Triloka yaitu : 1.     Ing ngarso sung tulodo , seorang pemimpin pembelajaran haruslah  memberikan keteladanan yang baik bagi orang yang dipimpinnya. 2.     Ing madyo mangun karso , pemimpin pembelajaran harus mampu membangun    kerjasama  dengan orang yang dipimpinnya. Berkolaborasi dengan semua warga disekolah bahkan masyarakat. 3.  ...

Video Aksi nyata modul 2.2 RPP berdiferensiasi dan KSE dan Refleksi

Gambar
Berikut adalah video penerapan berdiferensiasi dan KSE di kelas x ipa 1 Berikut adalah video refleksi CGP dalam menerapkan Budaya Positif

AKSI NYATA MODUL 1.4 CGP ANGKATAN 3

Gambar
  AKSI NYATA MODUL 1.4    PENERAPAN BUDAYA POSITIF MENYAMBUT SISWA DI GERBANG SEKOLAH DENGAN MENGUCAPKAN SALAM KHAS LAMPUNG DAN MELESTARIKAN TARI LAMPUNG OLEH : AMNA HASNAWATI  CALON GURU PENGGERAK ANGKATAN 3 LAMPUNG SELATAN I.                    LATAR BELAKANG Pembelajaran dengan metode daring membuat siswa tidak terpantau kedisiplinannya . Kurangnya tanggung jawab siswa pada diri mereka sendiri menyebabkan siswa datang terlambat saat pembelajaran tatap muka terbatas disekolah dilaksanakan. Sehingga siswa harus diberi motivasi ekternal dan internal agar tidak malas ke sekolah. Diharapkan tidak ada siswa yang datang terlambat setelah tatap muka kembali normal dan siswa merasa senang disambut guru di gerbang sekolah menggunakan salam dan bahasa lampung, yaitu “TABIK PUN”. Budaya positif ini membutuhkan dukungan dari rekan sejawat dan kepala sekolah, sehingga diadaka...

belajar C++

menampilkan karakter alamat C++ online : http://cpp.sh  // Example program #include <iostream> using namespace std; int main() {   cout << "Hello word? "; } membuat perhitungan penjumlahan // Example program #include <iostream> using namespace std; int main() {     int bilangan1;     int bilangan2;     int hasil;         bilangan1=10;     bilangan2=20;     hasil = bilangan1+bilangan2;   cout << "Hello word? " <<endl;     cout<<hasil; } Catatan: angka statis, sudah di tentukan. Pertanyaan , bisakah angkanya diganti-ganti? bisa... ini dia algoritmanya // Example program #include <iostream> using namespace std; int main() {     int bilangan1;     int bilangan2;     int hasil;         cin>> bilangan1;     cin>> bilangan2;     hasil = bilangan1+bilangan2;   cout << ...